Bupati Rita Tinjau USBN di Lima SD

img

TENGGARONG, Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Hj. Rita Widyasari P.hD, Selasa (16/5/2017) pagi meninjau secara langsung kegiatan Ujian Sekolah Bestandar Nasional (USBN), di beberapa Sekolah Dasar (SD) yang ada di Tenggarong diataranya SDN 002, SDN 005, SDIT Nurul Ilmi, SDN 018 dan SDN 028 Tenggarong.

 

Rombongan Bupati Kukar ini di ikuti juga oleh beberapa pejabat yang ada di lingkungan Pemrintah Kukar seperti Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar. H. Marli, Plt. Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kukar. Drh. H. Suriansyah Haji Mawi, Komandan Kodim (Dandim) 0906/Tenggarong. Letkol Inf Jansen P Nainggolan, Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar. Hifsi G Fachrannas, ST, bersama pejajat Disdikbud Kukar.

 

Menurut Hj. Rita Widyasari P.hD, semua peserta didik mengerjakan soal dengan santai dan tidak tegang, karena hapir rata-rata peserta didik mengatakan soal yang mereka kerjakan lumayan susah dan tidak terlalu susah, berarti mereka memang sudah belajar sebelumnya.

 

“Saya khawatir pada saat USBN anak-anak seumuran mereka ini yang ketegangannya sanggat tinggi, karena saya dulu pernah mengalami, jadi di takutkan yang biasanya meraih juara kelas, pada saat USBN dia tengang bisa mempengaruhi nilanya, tapi dari kelima SD yang saya datangi semua santai dan tidak tengang”katanya.

 

Seharunya para guru lanjut Rita, sudah bisa melihat potensi peserta didiknya sehingga bisa mengarahakan peserta didik ini sesuai dengan potensi yang mereka miliki masing-masing untuk memilih pendidikan berikutnya.

 

“Saya tadi bertanya ada peserta didik yang juara matimatika dan harus melanjutkan pendidikan yang kurang tepat, ada yang memiliki bakat mengambar yang luar biasa, ini sebenasnya bisa terus kita arahkan. Sehingga kita punya orang-orang yang memiliki bakat dari dalam dirinya” tegasnya


Adapun kawasan yang saat ini tekena banjir tambah Bupati yang akrab di sapa bunda Rita ini, seperti di kecamatan kenohan yang tingkat banjirnya cukup tinggi, tidak menggau pelasanaan USBN


“Menurut Informasi Air naik pasang sekitar jam sepuluh keatas, jadi pada saat di bawah jam sepuluh USBN berlangsung air belum naik jadi masih bisa dikatakan aman dan lancar, banjir ini juga di sebabakan karena sklus air pasang/banjir tahunan tiga tahun sekali” tambanya

“Tahun ini ada 14.073 peserta didik dari SD/MI Negeri dan Swasta dari 474 sekolah yang ada di kukar yang Mengikuti USBN dan 22 peserta didik SDLB, 73 Program Paket A” kata Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Menenggarh (Dikmen) Tulus Sutopo.aji/poskotakaltimnews.com